Kau mendidikku sesuai ajaran
rasulullah.
Kau mendidikku sesuai
jamanku.
Kau mengajarkanku berkuda,
berenang, dan memanah.
Kau membelaku saat aku
tersakiti.
Kau menuntunku sesuai ajaran
Tuhanku.
Tapi,
Kau tidak pernah sekalipun
bilang kepadaku "Aku sayang padamu".
Keputusan-keputusan yang Kau
buat sering Aku tolak.
Yang Kau perintahkan sedikit
yang Aku patuhi.
Yang Kau larang, sering Ku
langgar.
Pertengkaran hebat sering
kita alami.
Tapi,
Dibalik itu semua.
Aku mengetahui bahwa Kau
menyayangiku.
Aku rindu berdiskusi
denganmu.
Aku rindu saat kita
bersama-sama melakukan aktivitas.
Aku rindu saat Kau
membimbingku.
Aku rindu kita memperbaiki
genteng bersama, nonton piala dunia mendukung brazil, sampai hal yang sudah
lama kita lalui saat Kau mengantarkanku ke sekolah.
Kau adalah orang terhebat
yang pernah Aku miliki.
Bahkan Aku berpikir, apakah Aku mampu seperti dirimu dewasa nanti.
Aku belum bisa mewujudkan
keinginanmu saat ini.
Jangan berhenti untuk
menyayangiku walaupun saat kau marah.
Selamanya hidup ini
berlangsung, aku akan selalu mencintaimu.
Mulut dan hati ini tidak
pernah berhenti mendoakanmu.