Neng: Ih pelanginya cuma setengah ya bang, gak bagus.
Abang: Gak apa-apa sayang, yang penting setengah pelangi aja udah bisa mewarnai hari-hari kita bersama.
Neng: ASIK banget sih bang.
Abang: Iya neng, Aku Selalu Ingat Kamu
Neng: Ih abang apaan sih. Abis ini kamu mau kemana bang?
Abang: Mau ke hati kamu, hati kamu gak akan pergi ke lain hati kan?
Neng: Enggak kok bang, kamu di hati aku aja ya jangan kemana-mana.
Abang: Selamanya di hati kamu boleh?
Neng: Ah abang bisa aja :)
Abang: Neng, kamu itu bagi aku bukan pelangi yang hanya muncul ketika hujan, tapi kamu seperti matahari yang merupakan sumber energiku untuk hidup
Neng: Ah abang, aku juga bisa bales bang. Abang itu bagaikan sebuah komputer, abang itu kayak hardware dan aku softwarenya. Jadi tanpa abang, neng gak berarti apa-apa.
Abang: Hardware dan software bisa down abang gak suka. Neng itu bagai langit, bisa dipandang tapi gak bisa dicapai. Jadian yuk?
Neng: Haha aku ditembak! Nembaknya jangan di hati aku, disitu ada kamu. Aku gak mau kamu kenapa-kenapa.
Abang: Tembakan ini gak akan menewaskan kamu kok. Tapi tembakan ini akan menewaskan orang-orang yang ingin merebut hati kamu dari aku.
Neng: I LOVE YOU.
Abang: I LOVE YOU TOO.